oleh

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya Ungkap Kronologi Kecelakaan Lalu Lintas di Jalan Tentara Pelajar

Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya mengungkap, kronologi mobil Fortuner berpelat dinas Polri 3488-07, melawan arus hingga menabrak dua mobil dan selanjutnya melarikan diri.

Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Pol Sambodo Purnomo mengatakan, peristiwa kecelakaan lalu lintas itu terjadi di Jalan Tentara Pelajar, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan; depan Apartemen Four Winds, Permata Hijau, Jakarta Selatan dan Pos Pengumben, Jakarta Barat, sekitar pukul 02.30 WIB, Jumat (22/8/2021) kemarin.

“Kemudian kendaraan yang terlibat ada tiga kendaraan pertama, kendaraan Fortuner dengan menggunakan pelat dinas 3488-07, mobil sedan (Mercedez Benz) dengan nomor B 2464 KAA, dan mobil Peugeot dengan nomor DD 1531 UK warna putih,” ujar Sambodo, Minggu (22/8/2021).

Dikatakan Sambodo, kronologi kejadian bermula ketika kendaraan Fortuner yang dikendarai tersangka AS, melaju dari arah Bintara, melewati Banjir Kanal Timur, Casablanca, hingga Jalan Penjernihan, Pejompongan.

Baca Juga  BPKN RI Apresiasi Upaya Wamendag Buka Ruang Perdagangan Cryptocurrency

“Di situ ada u turn (putaran balik), dia mengambil ke kanan melawan arus, lurus sampai di bawah kolong Fly Over Slipi, dia lurus lawan arus. Kemudian di TKP pertama, di depan warung ikan bakar (Jalan Tentara Pelajar), selanjutnya menyerempet atau bertabrakan dengan kendaraan Mercy dan kendaran Peugeot warna putih yang melaju dari arah berlawan. Mobil Peugeot dan Mercy di jalan yang sesuai, yang benar, mobil Fortuner melaju melawan arah,” ungkapnya.

Sambodo menyampaikan, setelah menyerempet, mobil Fortuner itu terus melarikan diri. Selanjutnya, kedua kendaraan yang ditabrak berbalik arah mengejar Fortuner. Setibanya di TKP depan Apartemen Four Winds, kendaraan Fortuner mencoba berbalik arah lagi, namun karena dihalangi Mercy, bertabrakan dengan Peugeot hingga mobil buatan Prancis itu mengalami kerusakan di bagian depan.

Baca Juga  Empat Kecamatan di Kota Malang Terendam Banjir

“Kemudian, dia (tersangka AS) berbalik arah, lurus dan belok kiri ke arah Jalan Panjang Permata Hijau. Lurus dikejar terus oleh Mercy, sampai di TKP ketiga, belok kiri Pos Pengumben. Di sini yang bersangkutan melawan arah harusnya dia ke kiri, tapi dia ambil (jalur) kanan. Ketika ada jalan gang, dia mencoba untuk belok kanan tapi karena ada portal kemudian berusaha mundur,” katanya.

Menurut Sambodo, pada saat AS hendak mundur putar balik karena jalan di portal, pengemudi Mercedez Benz berinisial BSS turun dan menyeberang jalan menghampiri mobil Fortuner.

“Tapi kendaran Fortuner tetap melaju sehingga kemudian si pengemudi Mercy terjatuh,” jelasnya.

Baca Juga  Kasus Positif COVID-19 Naik 322 Orang Di Lebak-Banten

Sambodo mengungkapkan, setelah kejadian itu AS melarikan diri dan sempat membuang pelat dinas Polri ke parit untuk menghilangkan barang bukti.

Sejurus kemudian, polisi yang menerima laporan langsung melakukan olah TKP, mengumpulkan bukti, memeriksa saksi-saksi, termasuk mengambil rekaman beberapa CCTV. Setelah mendapatkan bukti-bukti, polisi akhirnya berhasil mengidentifikasi kendaraan dan menangkap AS yang merupakan sopir pribadi.

“Barang bukti yang kami dapatkan kendaraan Fortuner tersebut, yang setelah kejadian sempat dibawa ke sebuah bengkel di Serang. Kemudian juga yang bersangkutan berusaha menghilangkan barang bukti dengan membuang pelat nomor ke parit, kami cari akhirnya bisa ditemukan pelat nomor ini,” katanya. (*/cr2)

Sumber: beritasatu.com

News Feed